Senyum terlihat karena adanya cerah
Cerah bersumber dari satu "dari yang Maha Satu"
Selamat Datang
kritik dan saran dari pembaca sangat kami butuhkan
"kripik pedas itu enak"
"kripik pedas itu enak"
Tuesday, 12 July 2011
tak terhitung lagi :(
Di teras sebuah rumah
Di kampung yang jauh dari keramaian kota
Di sebuah desa yang begitu nyaman, ngangeni :D
Di lereng gunung wilis
Di sebuah daerah yang terkenal pecel dan brem nya
Di propinsi ujung timur pulau jawa
Disitulah aku mulai memainkan jari jemariku tuk buat coretan ini
Aku pandangi sekelilingku
Begitu gelap malam ini
Begitu sepi malam ini
Biasanya ada suara kodok di sawah itu
Suara yang menghilangkan suasana senyap sepi
Tapi sepertinya mereka malam ini lagi malas bernyanyi
Yang dulu banyak kunang-kunang yang hilir mudik di sekeliling rumah
Malam ini tak terlihat satupun
Yang biasanya ada beberapa orang yang mencari air untuk sawahnya
Baca Selengkapnya......
Malam ini tak ada seorang pun
Mungkin itu karena hama wereng yang menyerang kampungku
Musim ini, musim duka bagi sebagian besar warga di kampungku
Sebagian besar dari mereka berpofesi sebagai petani padi
Semua tanaman mereka gagal panen
Begitulah kehidupan
Ada kalanya kita dapat yang terang
Begitu juga dapat gelap
Ada kalanya kita dapat putih
Kadang juga dapat abu-abu
Atau bahkan hitam legam
Malam ini...
Sesekali terdengar obrolan ibu, nenek dan adik serta suara anak-anak kecil
Ya, suara adik laki-lakiku dan sepupu
Mereka lagi main sama hewan-hewan peliharaannya
Ada ikan hias yang mereka taruh di toples
Ada juga hamster yang baru dibelinya tadi siang
Lucu, emang lucu mereka
Malam ini begitu gelap
Hanya ada beberapa bintang yang mau berbagi cahaya untuk makhluk di bumi
Bulan yang malam kemarin begitu cantik
Meskipun hanya sedikit keelokannya yang tampak
Malam ini dia bersembunyi entah kemana
Mungkin yang benar bukannya dia mau bersembunyi
Tapi, terpaksa harus bersembunyi
Sepertinya malam ini langit lagi mendung
Dan ternyata benar
Perlahan air langit jatuh dengan lembut
Hampir tak bersuara
Hanya berbisik-bisik saja
Namun tanah mulai basah
Malam ini Alloh menambah rizkiNya untuk makhlukNya
Tersadar ternyata Alloh sudah memberikan nikmatNya hampir 23 tahun
Begitu banyak nikmatMu yang Engkau berikan
Tak sanggup diri ini tuk menghitungnya
Meskipun dibantu semua orang di bumiMu ini
Meskipun dibantu teknologi tercanggih buatan manusia
Ya, begitu banyak nikmatMu
Aku masih bisa melihat senyum ibuku yang menentramkan
Senyum nenekku yang menghangatkan
Senyum saudara-saudaraku yang menyejukkan
Aku masih bisa bernafas dengan gratis
Masih bisa berjalan dengan normal
Organ tubuh yang lengkap
Tetangga yang baik
Teman yang masih peduli
Orang-orang sekelilingku yang masih mau saling menasehati
Alhamdulillah...
Puji syukurku hanya untukMu
Duhai Robbku
Duhai tuhanku
Tuhan semesta alam
Alloh
joho-dangangan-madiun, di malam bertambahnya umurku
apep.emdeje
Thursday, 7 July 2011
Perjalanan Mudik I di Tahun 2011
Sebenarnya tulisan ini udah aku buat beberapa hari setelah aku sampe rumah, cuma mau posting ke sini gak bisa. Koneksi di rumah lemot banget, putus-nyambung putus-nyambung tapi banyak putusnya bahkan gak jalan sama sekali. Maklum lah di daerah pedesaan lereng gunung wilis, sinyal aja kadang ada kadang nggak, telpon sering mati sendiri. jadi awet dech pulsanye...hehehehe
Saat- saat mau pulang kampung adalah saat yang sangat menyenangkan bagi orang-orang perantauan, tak terkecuali bagi saya. Alhamdulillah saya masih akan diberi kesempatan untuk melihat senyum bahagia ibu, nenek, dan saudara2 saya…. hehehe lebayyy, emang seperti itu adanya. Itulah yang aku rasakan beberapa jam sebelum memulai perjalanan pulang yang begitu panjang.
bahkan saat-saat itu bahagianya melebihi waktu awal bulan, waktu mendapatkan sms “cinta” dari nomor empat angka. Waduhhhh, jadi kangen sama sms-sms nya lagi…kapan ya…..plakkk *tapokpipine ; *srampangbakiak….wkwkwkwkwkwkwk
Sudah beberapa kali rencana mudikku gagal, awal tahun mau mudik ,…ehhhh…ada kerjaan persiapan cetak massal, februari cetak mencetak belum selesai juga, maret-april rekaman lagi banyak-banyaknya, pertengahan mei mau pulang, ehhhh… penyakit orang desa seperti saya bertamu dengan tiba2…batuk, pilek, awak greges…Alhamdulillah masih diingatkan sama gusti Alloh…
Ok kembali ke cerita…
Perjalanan pulangku kali ini akan kulakukan dengan estafet, sambung menyambung…untuk pertama kalinya akan mudik dengan estafet sendirian. Bismillah, insyaAlloh saya bisa….:semangka …semangat maksude..:D, yang bikin kurang yakin ntar waktu di Jakarta, bener-bener buta Jakarta. Untuk itulah sebelum pulang aku tanya2 dulu ke temen2 yang udah mengenal Jakarta, kendaraan tujuan mana aja yang harus aku ambil.
Mungkin apa yang aku tulis di bawah ini bisa menjadi salah satu referensi atau pengalaman bagi saya untuk anda. Siapa tahu sedikit-sedikit bisa membantu…kalau malah bikin bingung ya mohon mangap….hehehe
Jumat pagi, sehabis sholat subuh perjalanan mudik aku mulai. Habis pulang dari masjid langsung ke kamar ambil tas ransel yang udah penuh dengan bekal, salah satunya kantong asoy (kantong kresek)…siap2 aja….hehehehe, tau lah, masih suka hoex…hoex…kontraksi otot perut.
Sampe bundaran tugu kayu aro sekitar pukul 05.16 pagi. Di situ nunggu kendaraan (mobil engkel/L300, mobil yang lumayan cepet dibanding lainnya, sopire ngebut tenannnn je) yang mau ke terminal rajabasa, Bandar lampung. Sekitar jam 05.20 mobil dah ada. Biasanya kalau jam segitu berangkat maka sampe rajabasa bisa sebelum jam setengah 7. Tapi ternyata gak seperti itu, sopir menunggu penumpang yang lain. Aku tunggu sampe jam 05.30 kok belum berangkat. Jam 05.35 belum juga,jam 05.37 belum berangkat juga, ahhhh tau gini langsung aja ke puspa, stengah 6 berangkat dan bus nya AC. Tapi nasi udah jadi bubur, tambahin aja daging ayam ,bawang merah goreng dan bumbu2 lainnya, jadilah bubur ayam yang lezat.hmmmm….langsung aja ambil headset, colokin ke hp, puter mp3, subhanalloh, lantunan Muhammad thaha al junayd benar2 membuat hati tenang… :D
Setelah lumayan penuh akhirnya mobilnya berangkat sekitar pukul 05.40, perjalanan ke karang/rajabasa mobil L300 diiisi sekitar 18 orang dewasa dan 2 anak kecil sudah termasuk sopir…huhhhh…sesak bener…tak apa, dengan keadaan seperti itu aku bisa merasakan gimana rasanya desak2an dalam kendaraan.
Sampai rajabasa sekitar pukul 07.55. perjalanan sekitar 2 jam lebih dikit. Turun dari mobil langsung menuju deretan mobil yang berangkat ke terminal bakauheni. Ada 2 pilihan bus, yaitu AC dan non AC. Bus yang AC baru terisi sekitar 5 orang, kemungkinan bakalan lama berangkatnya. Dan ternyata benar, bus yang non AC lah yang berangkat duluan.Akhirnya aku ambil yang non AC. Pukul 08.09 bus berangkat dari terminal rajabasa menuju bakauheni.
Saranku..jika mau ke bakauheni dan anda dapatnya bus yang non AC bawalah masker, sebab jalannya rusak berdebu dan penumpangnya banyak yang merokok. Untungnya waktu itu aku bawa kain sarung. Jadi bisa buat ganti masker.hehehehe
Sampe bakauheni sekitar pukul 11.29. Perjalanan sekitar 3,5 jam…biasanya 2-3 jam dah sampe. Mungkin karena banyak jalan yang rusak. Turun dari bus langsung ke loket penjualan tiket kapal. Langsung aja menuju ke loket tiket kapal cepat. Kapal cepat perjalanan bakauheni- merak sekitar 1 jam, kalau kapal ferry/roro sekitar 2-3 jam itu normalnya, bahkan ada yang sampe 5 jam lebih..selak mbedodok hahahaha, istilah apaan tuh???pikiren dewe :D. Tiket kapal cepat sudah ditangan, langsung aja menuju ke dermaga kapal cepat. Sampe dermaga ternyata kapal belum sampe, masih perjalanan dari merak ke bakauheni.ok…saya tunggu. Setengah jam lebih menunggu akhirnya kapal pun datang. Sekitar pukul 12.16 kapal sampe. Penumpang yang dari merak pada turun dan para ABK nyiapin segala macemnya. Setelah semua persiapan selesai penumpangpun disuruh masuk, kapal berangkat pukul 12.31 dari bakauheni dan sampe merak sekitar pukul 13.41. mengapung di selat sunda sekitar 70 menit. Alhamdulillah dah sampe merak, dah sampe pulau tujuan saya, JAWA.
Di merak istirahat dulu, sholat, makan….kemudian menuju terminal induk pelabuhan merak. Aku naik bus yang ke kalideres, sesuai saran dari beberapa teman sebelum aku berangkat. Ada 2 pilihan bus, yaitu AC dan non AC. Setelah diliat2 ternyata yang bus AC udah banyak penumpangnya. Aku ambil bus AC. Pukul 14.29 berangkat dari merak menuju kalideres.
Seharusnya sekitar 2 -3 jam sudah sampe di kalideres.berhubung busnya sering banget berhenti untuk mencari penumpang maka perjalanpun menjadi lama, diperparah dengan tol merak yang sedang ada perbaikan. Perjalanan pun berlanjut. Perasaan kok gak sampe2 ya…. Waduhhhh bisa telat ni ditinggal kereta yang ke jawa timur. Rencananya mau naik senja Kediri, kalau lewat ada pilihan kedua yaitu naik bangunkarta (kedua nya dari stasiun pasar senen), lewat juga rencana mau naik bima atau gajayana (keduanya dari gambir), dan pilihan terakhir senja jogja atau senja solo (keduanya dari pasar senen), ntar nyambung bus yang ke madiun. Itu rencananya……
Jam 6 lewat kok belum masuk kalideres juga.sekitar pukul 18.16 bus kok keluar dari tol masuk ke tangerang, wahhhh….semakin bingung, akhirnya nanya ke orang yang duduk disampingku.
Aku : permisi pak,mau nanya, kalideres masih lama ya pak?
Penumpang : masih setengah jam lagi mas.
Wah kalau setengah jam lagi baru sampe kalideres trus sampe senen kapan….*berpikirkeras
Aku : kalau mau ke senen gimana ya pak?
Penumpang : harusnya mas tadi turun di kebun nanas, waktu kita keluar dari tol tadi kan ada jembatan penyeberangan, kalau mas ke kalideres dulu kelamaan dan muter2, mending mas turun depan situ aja, di carefour, kan ada jembatan penyeberangan di depan carefour. Trus mas nya nyebrang, naik bus yang kearah senen.
Aku : o…gitu ya pak…(muka pucat, keringat dingin keluar, untung aja gak sampe nangis)
Langsung aja aku turun, sampe lupa ngucapin ma kasih ke bapak yang disampingku karena buru2. Ma kasih pak, di sini aja aku ngucapinnya.hehehe
Turun dari bus, nyebrang trus nyari mobil yang ke senen, lagi-lagi saya gak tahu, emang saya bener2 buta Jakarta. Cari2 orang yang dapt dipercaya, akhirnya aku nanya ke satpam bank mandiri yang ada di sekitar carefour cikopo tangerang, untungnya satpamnya orang lampung, orang kalianda. Jadi waktu aku bilang saya dari lampung langsung di kasih penjelasan yang sejelas-jelasnya.hehehe
Ok...melanjutkan perjalanan. Aku naik angkot basing2 (terserah), karena semua angkot pasti lewat kebun nanas, toh tempat saya turun dari bus tadi gak begitu jauh dari kebun nanas, sekitar 300-500 meter. Turun di kebun nanas aku naik p100 sesuai penjelasan satpam tadi. Bus tujuan senen. Masih teringat kata satpam tadi, kalau jam segini(, habis maghrib, sekitar jam pulang kerja) kemungkinan besar macet, terutama di daerah harmoni, mungkin sekitar 2 jam lah mas sampe ke senen (berarti sampe senen sekitar jam setengah sembilan, dan artinya semua kereta yang sudah direncanakan lewat semua :hammer). Terlintas dalam pikirku, udahlah gak apa2, ntar kalau memang gak dapat tiketnya nyari penginapan aja, pulang besok pagi. Dan ternyata, bus yang saya tumangi layaknya busway, gimana tidak, jalan yang harus dilewati busway dipake oleh sopir bus ini, alhasil perjalan ke senen hanya butuh waktu sekitar 1 jam saja.
Alhamdulillah sampe senen sekitar pukul 19.24. langsung aja ke loket penjualan tiket kereta. Meskipun senja jogja gak kekejer aku masih dapat tiket senja solo. Senja solo berangkat pukul 20.20 dari pasar senen tujuan solo balapan. Masih ada waktu buat sholat makan dan bersih2.tepat 20.20 kereta berangkat sebelumnya beli Koran buat alas duduk, sebab tiket yang saya pegang tanpa tempat duduk. Alhamdulillah meskipun harus duduk di pintu kereta deket kamar mandi gak jadi masalah, yang penting bisa cepet sampe rumah.
Karena mungkin kecapean akhirnya tertidur juga di samping pintu gerbong, tapi ya gitu, tidur bangun tidur bangun karena banyak orang yang lewat dan juga pedagang asongan hilir mudik menjajakan dagangannya. Alhamdulillah akhirnya sampe juga di solo, sampe solo balapan sekitar 07.26. di stasiun istirahat dulu sambil nyari2 sarapan. Sarapan udah selesai dilanjutkan perjalanan ke madiun, naik bus jurusan Jogja Surabaya turun di terminal madiun. Sampe terminal madiun sekitar pukul 10.50. di terminal madiun pindah bus arah ponorogo, turun di pasar/pabrik gula pagotan sekitar pukul 11.31. Alhamdulillah di pagotan ketemu sepupu yang kebetulan waktu itu dia sedang mengantar anaknya perpisahan MI di gedung pertemuan PG pagotan. Disitu ternyata juga ada ibu yang sedang mengantar adik, adik saya waktu itu ikut mengisi acara di perpisahan tersebut.
Dari Pagotan ke rumah nebeng sepupu yang kebetulan waktu itu mobilnya masih muat kalau saya ikut. Daripada naik ojek atau naik delman bakalan lebih lama lagi, pasar pagotan ke rumah sekitar 6 KM.
Dari Pagotan ke rumah nebeng sepupu yang kebetulan waktu itu mobilnya masih muat kalau saya ikut. Daripada naik ojek atau naik delman bakalan lebih lama lagi, pasar pagotan ke rumah sekitar 6 KM.
Alhamdulillah sampe rumah semua rasa capek hilang terobati sama senyum2 bahagia dari keluargaku
Baca Selengkapnya......
Thursday, 16 June 2011
Bahasa apa lagi ya
Kemaren pagi buka facebook, kan langsung tuh masuk ke home. Banyak kan update an status yang barusan atau beberapa jam yang lalu bahkan ada juga yang beberapa hari kemaren. Ada beberapa yang bikin penasaran…susah bener bacanya, sepertinya dulu aku gak di ajarin yang seperti itu. Justru itu yang malah bikin tertarik untuk aku baca. Akhirnya aku kopas dulu ke word. Keburu situs ini diblok sama admin (hehehe, biasa… kalau jam kerja ..fb, kaskus dll tutup dulu…biar kerjaannya plus2. hehe)
Setelah sehari aku diemin hasil kopasanku, biar proses fermentasinya sesuai harapan (emang tempe.haha). yang bener tuh lagi banyak gawe, hehehe…sok sibuk..
Oklek.. kembali ke laptop..
Setelah aku baca2 hasil kopasan kemaren, satu persatu aku coba artiin tuh tulisan…moto melotot, pikiran metenteng, keringet sak isi jagung…*berpikir keras
Sebenernya dalam kalimat panjang, cuma gak enak ntar ketahuan sama yang punya status atau komen. Akhirnya aku coba artiin kata perkata…mungkin seperti itulah artinya, kalau gak ya nyrempet2 sitik lah…monggo…
#)Yang bawah ini kemungkinan besar kita semua bisa lah bacanya, tanpa harus melotot…
akko = aku
takkand = tak akan
add = ada
saiiiiangkkoe = sayangku
iia = ya
saia = saya
ampund = ampun
mungkind =mungkin
byza = bisa
adjah = aja
cumand= cuma
kog/og = kok
ch4y!an9 = sayang
car1 = cari
car! = cari
pa9! = pagi
y4n9 = yang
buqand = bukan
ea = ya
ngapaend = ngapaian
maalue = malu
doainds = doa kan
dicana = di sana
ugha = juga
cendiriiie = sendiri
makand = makan
ciiang = siang
biarind = biarin
cmua = semua
mci = masih
masii = masih
#)ini ni yang gak bener, dan gak sepantasnya di jadikan kebiasaan..
ya awoh = ya Alloh
d izaba ama alloh = diijabah sama Alloh
astajim = astaghfirullohal’azim
camlekum = assalamualaikum
#)yang ini kalau dilafalkan agak susah, muaaaaaanteb buanget je
jeyekhg = jelek
augh’ = tau
deght = deh
adjahg = aja
lagh = lah
gitchu = gitu
duncccch = dong
nighmad = nikmat
pakegh = pakai
#) ini yang lucu…
taekwan = tekwan (tekwan itu makanan khas yang ada di Palembang)
coba misalnya dia nulis nya begini
“core** ghinie enagh’a makand taekwan”
Nggilani ora, aku ora doyan, kok mangan taek kewan/taek hewan atau bahkan taek si wawan :D
Tulisan ora genah, sepurane
Baca Selengkapnya......
Thursday, 9 June 2011
Dapat Nomor Cantik di Surat Pengantar
Awal bulan saatnya buat laporan.SIAP!!!!
Ada tambahan rutinitas tiap awal bulan, buat laporan rutin bulanan, triwulanan maupun semester. Yang selain itu tiap hari kerjaan ku rekaman, udah rekaman 3 tahun lebih tapi tak juga keluar albumnya...hehehehe
Bulan ini, bulan juni, laporan untuk bulan mei. Mulai bulan kemaren lumayan berkurang lah laporan rutin yang harus aku buat. Yang sebelumnya ada 7 laporan rutin yang harus aku buat, laporan bulanan semua. Nah mulai 1 Mei kemaren tinggal 2 laporan rutin, laporan bulanan dan laporan triwulan.kok malah nglantur kemana2 ne ceritanya. jadi curhat ya yang kemaren2..hehehehe
Kembali ke laptop
Konsep laporan sudah aku bikin, anter ke meja kasi, liat2 sebentar sambil dicek trus diparaf. udah paraf kasi aku anter ke sekre, buat taken big bos. udah taken big bos aku anter ke sub bag umum buat taken surat pengantarnya. Udah taken surat pengantar aku ke sekre lagi minta nomor surat. Muter-muter ya, ya seperti itulah, aku juga kurang paham kantor apakah seperti ini urut-urutannya, padahal dulu waktu masih magang seksi yang mau buat laporan tinggal buat konsep trus paraf kasi trus anter ke sekre. Terima beres tinggal kirim, gak perlu mondar-mandir. gak pa2lah , itung2 sambil olah raga.
Kok gak jelas gini ceritanya, ahhhhh payahhhhhhhh...
waduh...ada yang marah2, ya mohon mangap
Ya udah kembali ke cerita...
Tadi pagi waktu minta nomor ke sekre, dapat lah nomor cantik itu.angka 1 sebanyak 4, apa ya istilahnya ya, Quattrick bukan? tau lah...
Trus maksud ceritanya ini apa??????gak jelas sama sekali
hehehe, ya udah gak usah dibaca...
yeeee, dah telat tauuuuu
Baca Selengkapnya......
Friday, 3 June 2011
Makanan Halal Itu Enak, Lebih Enak Lagi Kalau Gratis :D :hehehehe
Ada ikan mas goreng, hehehe, buntut udah hilang, sebelum gw foto udah gw ambil dulu buntutnya. Ada sambal tempoyak, ini ni yang paling nggak gw suka, langsung dech gw singkirin jauh-jauh. Ada rendang, daging sapi yang maknyus. Ada sayur sop isi telor puyuh, kentang, plus sayuran kubis. hmmmm...yummy...
pasti enak ya??? ya pasti lah, hehehe. Lebih enak lagi karena gratis, dikasih sama ibu kos.hehehehe
ini gw tambahain lagi foto yang gw ambil biar gak ada yang bilang "no pic hoax"
Baca Selengkapnya......
Gagal dech mau Jalan ke Palembang
Libur telah tiba...libur telah tiba...libur telah tiba...
Kali ini libur lumayan panjang, 4 hari. Mulai tanggal 1 sampe 4 juni. Kamis libur, jumat cuti bersama, sabtu dan ahad libur. Lumayan lah untuk jalan-jalan. Tapi diri ini dari dulu memang jarang jalan-jalan kalau lagi ada liburan. Waktu kecil dulu kalau libur sekolah habis semesteran lumayan lama, bisa 2 minggu, bahkan lebih. Hari-hari libur itu aku isi main-main aja di kampung saya sama temen-temen sebaya saya. Main kelereng, gatengan, ingkling, betengan, delikan, entik, kasti, gasingan, main bola, dan lainnya (nama mainan ini ya seperti itu namanya di kampung saya, maaf kalau gak paham). Gak pernah terpikirkan mau jalan kemana gitu, ke WBL di lamongan tak terpikirkan, ke jatim park di malang tak terpikirkan, ke telaga sarangan atau telaga ngebel tak terpikirkan juga, ke jogja atau bali tak terpikir juga, apalagi ke kebun binatang :D hehehe. Kalau pun jalan mungkin ke rumah pak dhe atau bu dhe. Mengobati rasa kangen sama pakdhe dan budhe (saya sering nyebutnya pakpuh sama bupuh).
Begitu juga saat ini, tak terpikirkan kemana saya harus liburan. Menurutku saat yang menyenangkan bukanlah saat kita liburan bisa jalan kemana-mana, tapi saat saya bisa ketemu sama keluarga saya, orang tua saya, simbah, dan saudara-saudara saya. Sekarang mau pulang tanggung, perjalanan pulang aja butuh 30 jam an naik bus, naik pesawat terlalu mahal soalnya bertepatan sama libur panjang. InsyaAlloh pertengahan bulan ini mau pulang. Jadi disabar-sabarin 2 minggu lagi insyaAlloh bisa ketemu orang tua, simbah, dan saudara-saudara saya.
Tadi pagi rencana mau ke palembang, ada saudara yang di sana. Jam 9 an saya ke stasiun buat nanyain apakah hari ini kereta yang ke palembang jalan, soalnya semalem kereta gak jalan, ada kereta yang anjlok, kabarnya sih di daerah baturaja ada babaranjang yang anjlok. Di luar stasiun ada pedagang kaki lima sama tukang parkir, kata mereka kereta pagi yang dari karang ke palembang berangkat, berangkat dari kotabumi sekitar jam setengah 12 atau jam 12 an. Pernah naik juga ya sekitar jam segitu berangkatnya. Akhirnya saya pulang lagi, karena biasanya tiketnya dibuka jam 10 an, jadi mending sekalian nanti aja waktu mau berangkat. Perjalanan pulang ke kos mampir dulu beli oleh-oleh. Sampai kos an nyantai-nyantai dulu sambil packing. Jam 11 an udah siap berangkat. Ke kos an temen minta tolong di anter ke stasiun. Akhirnya sampai ke stasiun sekitar jam setengah 12 an. Langsung saja sampai stasiun saya ke penjaga loket.
“permisi bang, mau nanya, kereta yang ke palembang berangkat nggak? “ tanyaku pada penjaga loket.
“yang pagi apa malem bang” , tanya petugas loket.
“yang pagi bang”, jawabku.
“wahhh, barusan berangkat bang. Malem aja bang” kata petugas loket.
“o...gitu ya bang” balasku.
“jam berapa bang berangkatnya”, tanya ku lagi.
“tadi jam sampai sini jam 10.23 dan berangkat jam 10.33”, jawab penjaga loket.
“tumben cepet ya bang”, tambahku.
“ya”, kata penjaga loket.
“ya udah bang, ma kasih” kataku.
“ya”, jawab petugas.
Padahal udah bawa tas rangsel yang hampir penuh.Hehehehe, sambil garuk-garuk kepala. Gagal dech mau jalan ke palembang.
Untungnya temen saya belum pulang, jadi gak perlu susah-susah nyari angkot buat balik ke kos lagi. Gak apa-apa lah gak jadi ke palembang, yang penting semua sehat.
sumber gambar : www.panoramio.com
Kotabumi, 2 Juni 2011
apep.emdeje
Baca Selengkapnya......
Wednesday, 1 June 2011
pokoknya, harus selalu bersyukur!!!!
Di facebook, di YM, di twitter, dan di gtalk mau tulis status yang isinya keluhan saya tentang begitu banyaknya kerjaan saya. Begitu banyak berkas yang harus saya kerjakan. Begitu banyak masalah yang harus diselesaikan, yang ini kek, yang itu kek. apalagi dengan meihat sekeliling saya di gedung perkantoran plat merah ini, ada tetangga seksi yang sepi orangnya, padahal kalau dilihat di daftar pegawai harusnya banyak orang yang berada disitu. Ada juga yang sudah santai-santai, sambil browsing sana browsing sini, sepanjang hari itu hampir dihabiskan waktunya untuk buka situs komunitas terbesar di negeri ini, the large indonesian community. Mungkin kerjaan mereka sudah selesai, segitu sedikitkah kerjaanya, apa memang saya yang lelet untuk menyelesaikan pekerjaan saya.
Baca Selengkapnya......
Kalau hawa nafsu ini aku turuti, kok sepertinya aku kurang bersyukur ya, begitu ruginya diri ini. seharusnya saya bisa melihat disekeliling saya diluar sana. Aku harusnya bisa melihat seperti apa tukang becak diperempatan sana, harusnya aku bisa melihat seperti apa orang-orang yang memungut sampah di tempat pembuangan yang setiap hari saya lewati waktu berangkat kerja, harusnya aku bisa melihat bagaimana pedagang asongan yang mengejar bus-bus yang lewat di perempatan. Dan masih banyak lagi yang seharusnya bisa membuat saya lebih bersyukur atas semua yang diberikan Alloh, begitu banyak nikmat yang sudah diberi. Saya bisa makan apa yang saya inginkan dengan keadaan saya saat ini, sedangkan diluar sana banyak yang untuk makan hanya nasi saja susah. Saya masih bisa bernafas dengan gratis, sedangkan diluar sana banyak orang yang harus mengeluarkan begitu banyak biaya hanya untuk bernafas. Saya disini masih bisa melihat keindahan alam ini, sedangkan diluar sana ada yang harus pake tongkat atau bantuan orang lain agar hanya sekedar dia bisa bergeser dari tempatnya, gelap semua diskelilingnya. Saya masih bisa berjalan dengan normal, sedangkan di luar sana orang harus dibantu sama penyangga atau kursi roda. Dan saya masih diberi anggota badan yang lengkap; keluarga yang sayang sama saya; teman-teman, rekan kerja, dan sahabat yang masih mau menasehati saya kalau saya lagi salah. sungguh besar nikmat Alloh...
Ya Alloh, dengan penuh pengharapan, saya berdoa kepadaMU,
Tanamkanlah sifat qonaah di dalam hati ini
Tanamkanlah rasa syukur atas semua nikmat yang begitu banyak yang Engkau berikan kepada hamba
Tunjukilah dan bawalah hamba selalu ada pada jalanMU
Mudahkanlah segala urusan hamba
Barokahilah rizki hamba
barokahilah umur hamba
sampaikanlah hamba pada keridhoanMU
pertemukanlah hamba dengan rosul-rosulMu di surgaMU
pertemukanlah hamba dengan orang-orang soleh di surgaMU
pertemukanlah hamba dengan keluarga hamba di surgaMU
Ampunilah dosa hamba dan keluarga hamba
Terimalah amal ibadah hamba dan keluarga hamba
Ampunilah dosa seluruh umat yang beriman
Terimalah amal ibadah seluruh umat yang beriman
Firman Alloh dalam Surah Ibrahim (14) ayat 7 :
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Se-
sungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah
(ni'mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni'mat-Ku),
maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". Kotabumi, 1 Juni 2011
apep.emdeje
Subscribe to:
Posts (Atom)





