}

Selamat Datang

kritik dan saran dari pembaca sangat kami butuhkan
"kripik pedas itu enak"

Thursday, 29 March 2012

Siapakah Yang Menyuruhmu Berjilbab?

hasil copas  dari sini

------------------------------------------------------------------
Untukmu ukhti muslimah… kemana akan kau bawa dirimu? kepada gemerlapnya dunia? gemilaunya harta? atau pada ketampanan seorang pria? walaupun kau harus membuka hijabmu demi mendapat semua yang kau inginkan, maka kehinaan yang kau dapatkan!

Wahai Saudari Muslimah, siapakah yang munyuruhmu untuk berhijab?

Untukmu ukhti muslimah… kemana akan kau bawa dirimu? kepada kemuliaan jiwa? kepada keridhaan sang pencipta? atau mulianya menjadi bidadari surga? walaupun hinaan dan cacian yang harus kau terima demi menjaga hijab yang telah disyariatkan oleh agama, maka kebahagiaan yang akan kau dapatkan!

Katakan TIDAK pada gemerlapnya dunia! jika hijabmu harus terlepas karenanya

katakan TIDAK pada kemilaunya harta! jika hijabmu harus menjadi tebusannya

karena hijabmu, adalah benteng kemuliaan dirimu

bahwasannya yang menyuruhmu untuk berjilbab yang menyuruhmu untuk berbusana muslimah yang menyuruhmu ialah Allah dan Rasul-NYa dan konsekwensi kita sebagai seorang muslim maupun muslimah wajib untuk taat pada Allah Ta’ala karena Allah yang menciptakan kita Allah yang memberikan rizki pada kita Allah yang memberikan segalanya kepada kita Al-Qur’an menyuruh kita untuk berhijab Allah yang menciptakan kita yang menyuruh kita untuk berjilbab!

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang” (QS.al-Ahzab:59)

Jika seandainya manusia (wanita muslimah) tidak berbusana Muslimah, tidak berjilbab, maka manusia ini akan rusak dan hancur, akan binasa.”

Baca Selengkapnya......

Wednesday, 7 March 2012

Download Film "Hafalan Sholat Delisa"

Sebuah film yang diambil dari sebuah novel karya tere liye "Hafalan Sholat Delisa". Novel yang menurut saya pribadi merupakan novel yang recomended untuk dibaca. Menceritakan tentang seorang anak yang dengan kesungguhannya untuk bisa menghafal bacaan sholatnya, serta ketegaran anak tersebut, keluarga, dan orang2 sekelilingnya setelah terjadi bencana tsunami di aceh tahun 2004 silam. Bayangkan seorang anak2 yang begitu semangat, sedangkan di luar sana masih banyak orang2 lain yang bahkan lebih dewasa dan sudah berkewajiban untuk sholat tapi melalaikannya. Jangankan mau menghafal bacaan sholatnya, mendirikan sholat aja masih sering ditinggalkan. 


Sedikit ulasannya dan link buat download ebooknya dari novel tersebut sudah ada di tulisan saya sebelumnya Sinopsis dan ebook Hafalan Sholat Delisa


Bagi anda yang belum membaca novelnya dan yang mungkin males buat baca novelnya (termasuk saya dibeberapa novel yang lain) dan juga yang daerahnya jauh dari bioskop ataupun tempat sewa/beli CD nya,  anda bisa langsung download film tersebut pada link di bawah ini (setelah sekian lama berkelana di dunia maya :D)



password : www.atjehcyber.net


selamat menonton!!!semoga ada dan bisa mengambil manfaatnya :D



sumber gambar :
http://m.jakartapress.com/read/detail/8273/tsunami-aceh-di-filmkan/S/
http://m.kapanlagi.com/foto/berita-foto/indonesia/18833adegan_film_hafalan_shalat_delisa-20111221-003-uji.html
http://www.facebook.com/Imints.Fasta/posts/142607045847752



Kotabumi, 7 Maret 2011
apep.emdeje

Baca Selengkapnya......

Wednesday, 29 February 2012

Bolehlah saya iri denganmu

Bolehlah saya iri denganmu
Ketegaranmu dalam menghadapi duniamu
Kesederhanaanmu dalam keseharianmu
Tak pernah kau  tampakkan wajah yang sedih
Sedih meratapi nasibmu


Engkau begitu dibanggakan keluargamu
Kehadiranmu selalu ditunggu keluarga dan sekelilingmu
Kedewasaanmu mengalahkan usiamu
Dalam usia yang masih belia kau sudah terlihat sangat dewasa
Kedewasaan dalam berperilaku dan tindak tandukmu


Nasehatmu yang tidak menyakiti orang yang kau nasehati
Apa adanya tapi tetap sopan
Sifat sombong sangat jauh dari kamus kehidupanmu
Kehadiranmu yang menyejukkan nurani
Bolehlah saya iri denganmu

Kotabumi, 29 Desember 2012
apep.emdeje

Baca Selengkapnya......

Thursday, 12 January 2012

Abaikan

Hasil obrolan beberapa menit tadi udah memberikan sedikit gambaran, sebenernya ada hak (berkaitan dengan pekerjaan ) yang beralih ke orang lain. yang beraksi, tak dapat reaksinya (hukum aksi reaksi yang menyimpang) *-melasi tenan-*

Kadang hati merasa senang bisa membantu rekan kerja menyiapkan data2 namun hati kadang juga merasa kesel kalau dimintai bantuan. Setelah dipelajari ternyata bisa di ambil sedikit kesimpulan dari yang dirasakan orang tersebut. Dia merasa senang bisa membantu orang yang bener2 volume pekerjaannya lagi banyak dan memang belum bisa mengerjakan sendiri, namun dia merasa kurang seneng apabila yang meminta bantuan sebenernya lagi banyak waktu dan sebenernya bisa mengerjakan sendiri tapi gak mau ngerjakannya sendiri.

Harapan, semoga tetep ikhlas menjalankan segala aktifitasnya. Yakinlah jika tidak mendapatkan basalannya sekarang, engkau akan mendapatkan balasannya kelak

Baca Selengkapnya......

Sunday, 8 January 2012

Sinopsis dan ebook Hafalan Sholat Delisa

Setelah selesai membaca novel karya Tere Liye ini, saya mencoba akan membuat sedikit resume tentang novel tersebut. Mungkin sudah telat ya, soalnya film nya aja sudah di putar di bioskop2 sekitar kita. Kalo ada yang mau ebooknya bisa di download di link yang saya taruh di bawah tulisan ini.
 
Sebuah novel karya Tere Liye. Sebagian besar isi novel ini berlatar di sebuah daerah di pinggiran aceh, Lhok Nga.

Tokoh utama di novel ini adalah Delisa, anak bungsu dari 4 bersaudara. Anak dari 2 orang tua yang begitu taat beribadah dan tulus penghambaah kepada Alloh.Abi usman dan Umi Salamah. Tipikal orang aceh yang taat beribadah. Kehidupan keluarga itu begitu harmonis, sedap dipandang mata, enak untuk diceritakan. Abi nya yang harus bekerja jauh dari keluarganya tak mengurangi wibawanya di keluarga, meskipun hanya bisa ketemu setiap 3 bulan sekali. Umi nya yang bisa merawat dan mendidik keempat anaknya, membiasakan diri dengan rutinitas islami. Anak2nya selalu di ajari untuk sholat tepat waktu, saling menyayangi dan membantu sesama saudara. Keseharian yang di isi dengan hal2 yang bermanfaat. Bagi mereka, rumah adalah syurga dunia mereka.

Tapi semua itu berubah ketika air laut meluap2 ke daratan, meluluhlantakkan hampir seluruh isi daratan yang ada di sebagian besar daerah aceh pada waktu itu, tsunami aceh, 26 desember 2004. Hampir semua  Lhok Nga rata sama tanah. Porak poranda daerah tersebut di hancurkan oleh air tsunami.

Pada saat terjadi bencana tsunami tersebut, Delisa sedang menyetorkan hapalan sholatnya ke ibu gurunya, bu guru Nur. Bacaan dan gerakan sholat yang sudah dia hapalkan berhari2 belum sepenuhnya selesai untuk di setor tiba2 dihentikan oleh terjangan air laut.

Beruntung untuk Bapak Usman (abinya Delisa), pada saat tsunami tersebut dia tidak berada di Lhok Nga, dia lagi berada jauh dari kampung halamannya, sedang berada di posisi pekerjaannya. Namun keluarganya hampir semua menjadi korban keganasan air laut. Sesegera mungkin dia pulang ke Lhok Nga. Dan yang dia temukan di sana tinggal Delisa sendirian. Kakak2 delisa, cut Fatimah, cut Zahra, dan cut Aisyah semuanya meninggal. Sedangkan uminya (umi salamah) belum juga ditemukan.

Dalam kesehariannya setelah peristiwa memilukan tersebut, Delisa hanya hidup dengan abinya. Mau tak mau abinya harus bisa berperan sebagai abi, umi, kakak dan teman Delisa. Seorang anak yang bernama Delisa di novel tersebut digambarkan begitu cerdas,manis, menggemaskan dan menyenangkan. Paras mukanya yang seperti keturunan arab, kalau dilepas jilbabnya, rambut ikalnya bergoyang2 ditiup angin laut, pribadi yang menyenangkan, anak yang selalu ceria, berbicara secara alami dan apa adanya. Pantas saja kalau berkat Delisa, abinya bisa bertahan dan tabah.

Delisa mengajarkan pada kita bagaimana bersabar, bagaimana menerima takdir tuhan dan bagaimana cara ikhlas dalam beramal. Dengan ikhlas akhirnya delisa pun bisa menyelesaikan setoran hapalan sholatnya ke tuhannya, Alloh. Cita2nya yang paling utama.


berikut link untuk download ebook Hafalan Sholat Delisa

atau tempel aja email di komen tulisan ini, ntar insyaAlloh ane kirim :D



gambar di ambil dari : http://alphin23.wordpress.com 
 


Kotabumi, 8 Desember 2011
apep.emdeje

Baca Selengkapnya......

Saturday, 31 December 2011

Tahun Baru???


Malam ini, tanggal 31 Desember 2011. Malam terakhir di tahun 2011. Tepat saat saya buat tulisan ini yaitu tepat saat channel tv menuju pada metrotv (habis nonton bola di mnctv, sayangnya jagoan ane kalah :L), di Metrotv lagi menayangkan secara live dari papua.di sana sudah mulai memasuki tahun 2012. Memang tempat dimana sekarang saya berada(pukul 10 malam) adalah di daerah sumatera, yang merupakan waktu Indonesia bagian barat, sedangkan papua adalah Indonesia bagian timur, beda 2 jam.




Diinformasikan di sana acara tahun baru berlangsung meriah, bahkan ada sambutan dari gubernur setempat. Saya rasa wajar, karena disana kebanyakan adalah warga nonmuslim, tahun baru adalah hajatan atau hari rayanya umat nonmuslim.sekedar saran, jangan sampai kita tertipu dengan iming2 mereka. Jaga iman kita, pegang teguh prinsip kita, kita umat islam, jangan sampai ikut serta merayakan dan memeriahkan hari raya mereka.


Tahun baru, kebanyakan  di isi dengan foya2, dengan hura2, banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Ada yang bakar2 kembang api dan petasan, yang pertama mengganggu orang sekitar kita (mendholimi orang lain), yang kedua dia mendholimi diri sendiri. Mereka membakar2 uang yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk yang lain.


Ada sebagian kelompok masyarakat yang merasa khawatir akan keadaan seperti ini. Akhirnya diantara mereka ada yang mengadakan pengajian atau semacamnya di malam tahun baru. Kita berkhusnudzon aja, ini bukannya mereka ikut memeriahkan acara tersebut, bukannya mereka mengkhususkan ibadah untuk tahun baru, tetapi mereka mengadakan itu semua untuk mengalihkan perhatian masyarakat agar tidak ikut berhura2 dijalanan atau di tempat2 nongkrong. Bahkan mengajak masyarakat untuk lebih mengenal Islam. Semoga seperti itu tujuan atau niatnya.


“menghargai bukan berarti kita harus ikut merayakannya”


Jaga iman kita, jaga akidah kita. Kita punya hari raya sendiri. Lakum dinukum waliadin


sumber gambar : http://www.dhewy.com
Kotabumi, 31 Desember 2011
apep.emdeje 

Baca Selengkapnya......

Thursday, 22 December 2011

Tunjukkan Bhaktimu

Sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu, dia berkata, “Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan baktiku?” “Ibumu,” jawab beliau. “Kemudian siapa?” lanjutnya. “Ibumu.” “Lalu siapa lagi?” tanyanya lagi. “Ibumu.” “Kemudian siapa lagi?” “Ayahmu,” jawab beliau. (Muttafaq ‘alaih).




Siapakah perempuan yang paling mencintaimu sepanjang hayatnya?
Siapakah perempuan yang mau mempertaruhkan hidup dan matinya untukmu?
Siapakah perempuan yang tulus berdoa untukmu di sepanjang hayatnya?
Siapakah perempuan yang setia mendengar keluh kesahmu?


Apakah perempuan itu teman mainmu waktu kecil?
Ataukah temenmu waktu sekolah dulu?
Atau waktu kuliah dulu?
Atau pacarmu yang kau puji-puji itu?
Atau kah istrimu?



Ya….
Dialah IBUMU….


Dialah yang akan selalu mencintaimu di sepanjang hayatnya
Meskipun kau sudah punya keluarga sendiri
Jangan lupakan dia
Berkat cintanyalah engkau seperti sekarang
Berkat cintanyalah engkau tau rasa kasih sayang
Berkat cintanyalah engkau jadi mengenal sang penciptamu
Alloh


Dialah yang mempertaruhkan hidup dan matinya untukmu
Demi kelahiranmu yang lancar dan normal
Demi kesehatanmu
Demi keselamatanmu
Bayangkan ketika dia mengandungmu
Kadang mau apapun serba salah
Itu semua demi kenyamanan janin yang ada di rahimya
Kadang engkau nakal dengan menendang2 perutnya
Tapi tahukan engkau?
Dia tersenyum karena tingkahmu
Dia tidak marah karena tendanganmu
Dia malah bahagia
Karena dia yakin bahwa kamu sehat2 saja di dalam rahimnya


Dialah perempuan yang akan selalu mendoakanmu
Dialah perempuan yang selalu setia mendengarkan keluh kesahmu
Dalam setiap doanya tak akan tertinggal kebaikan untukmu
Saudaraku,
Tahukah engkau?
Setiap kesusahan yang kita lalui
Dia selalu ada
Pemberi kebahagiaan saat kita sedih
Pemberi semangat saat kita terpuruk
Pemersatu kita saat kita saling renggang
Pengayom bagi keluarganya
Pengayom bagi anak2nya


Namun saudaraku,
Dia selalu menyimpan erat2 kesedihannya
Dia selalu berusaha terlihat tegar di depan kita

Ya Alloh..
Jadikan amalnya menjadi amal sholihah
Ridhoi lah segala usahanya
Mudahkanlah urusannya
Bimbinglah dia agar selalu di jalanMU
Jadikanlah anak2nya menjadi anak yang sholih dan sholihah
Yang selalu mencintai dan mendoakannya
Berikanlah dia dan keluarganya kebahagiaan dunia dan akhirat
Gantilah pengorbanannya dengan surgaMu
Aamiin…



To : kakak dan adik2ku




Kotabumi, 22 Desember 2011
apep.emdeje

Baca Selengkapnya......